Belajar Menulis Sejarah Desa

Penulis mengajak kepada generasi muda terdidik untuk mencoba menulis sejarah desa, karena selama ini penulisan sejarah desa hanya dilakukan oleh generasi tua. Namun demikian bukan berarti tidak yakin  dengan kemampuan generasi tua alangkah baiknya generasi tua dijadikan nara sumber. Penulisan sejarah desa yang sudah ada dan sudah beredar merupakan langkah awal untuk bahan referensi dan daftar pustaka ke depan karena sejarah tidak stagnan.

Penulisan sejarah desa merupakan bagian yang memiliki makna yang strategis dari kajian sejarah lokal. Tujuan dari penulisan sejarah desa ini selain untuk mendokumentasikan beberapa peristiwa penting dalam suatu wilayah tertentu, juga merupaka langkah melakukan ‘demokratisasi sejarah’.

Maksud dari ‘demokratisasi sejarah’ adalah sudah saatnya masyarakat mampu memberi makna dari beragam peristiwa sejarah baik tingkat lokal sampai global. Inisiatif penulisan sejarah tersebut berasal dari dalam masyarakat lokal (history from below).

Sejarah lokal, dalam hal ini sejarah desa, mempunyai manfaat yang banyak. Di antaranya sebagai sarana untuk mendokumentasikan dan beragam nilai-nilai lokal, tradisi, adat dan kebiasaan masyarakat local yang dapat membantu untuk mengenal dan memperkokoh identitas / jati diri sosial kulturalnya.

Sesungguhnya penulisan Sejarah Desa ini merupakan inisiatif asli dari masyarakat desa setempat. Ide penulisan harus didukung dengan cara dialog dengan beberapa tokoh masyarakat desa, dari dialog inilah sebagai bahan dalam penulisan sejarah desa. Seterusnya harus ditemukan tema dalam penulisan sejarah.

Potensi Sejarah Desa

Meghidupkan kembali kisah-kisah masa lalu sungguh sangat mulia. Bukan untuk kembali ke masa lalu, namun untuk menggali nilai-nilai yang berkembang dalam masyarakat yang mengobarkan semangat untuk melakukan yang lebih baik di masa datang.

Banyak dari potensi sebuah desa yang belum tergali, terutama masalah sejarah dan budaya. Hal ini disebabkan karena kurangnya sumber daya manusia yang mau dan mampu untuk mengungkap sejarah dan budaya desa.

Adanya upaya menulis Sejarah Desa sangatlah bermanfaat bagi masyarakat umum, khususnya masyarakat Desa . Terutama untuk mengembangkan potensi kemasyarakatan Desa.

Sebagai contoh, tulisan “DESA PAMULIHAN DI TAPAL BATAS“ merupakan langkah awal untuk terus menggali potensi sejarah dan budaya masyarakat. Pemerintah Desa seharusnya mendukung segala upaya yang memajukan masyarakat desanya.

Sangat penting kita untuk menoleh ke belakang untuk mengetahui asal-usul diri kita, sehingga dapat dijadikan sebagai cermin bagi langkah di masa depan. Ini merupakan manfaat utama dari kita mempelajari sejarah.

Hal yang penting bagi generasi sekarang dan masa depan adalah mengambil yang baik dari masa lalu dan membuang yang buruk. Dengan harapan agar kita mendapatkan kuantitas dan kualitas yang lebih baik dibandingkan pada masa lalu.

Semoga pengantar tulisan ini menjadi langkah untuk membangun kesadaran tentang jati diri dalam membangun masyarakat yang lebih baik. Perlu ditindak lanjuti dengan upaya penyempurnaan dan penambahan kualitas di masa datang.

Contoh : Sistematik Penulisan Sejarah Desa Pamulihan

Isi Buku

Pengantar Penulis

Pengantar Kepala Desa Pamulihan

Pengantar Ketua BPD  Desa Pamulihan

DAFTAR ISI

BAGIAN I RIWAYAT DESA PAMULIHAN

Bab 1  Posisi Desa Pamulihan

Bab 2  Desa Pamulihan Sebagai Desa Tapal Batas

Bab 3  Asal Usul Nama Desa Pamulihan

BAGIAN II DINAMIKA MASYARAKAT PAMULIHAN

Bab 4  Awal Masyarakat Pamulihan

Bab 5  Kehidupan Masyarakat Pamulihan

Bab 6  Jabasraga Pemimpin Kedaleman Ketug

Bab 7  Kisah Kedatangan Wirananggapati dari Mataram

· Wiranggapati Diutus Pesta Seba

· Kuwu Sajong / Kepala Desa Pertama Pamulihan

BAGIAN III PEMERINTAHAN DI DESA PAMULIHAN

Bab 7 Pemerintah Desa Pamulihan  dari Masa ke Masa

Daftar Pustaka

Referensi: http://media.kompasiana.com

About pamulihan

Editor

Posted on 14/05/2012, in Sejarah. Bookmark the permalink. 1 Comment.

  1. Super sekali uraiannya om…
    Saya juga berenca ingin menulis kembali sejarah desa saya, sebab selama ini hampir sangat jarang sekali saya jumpai literatur sejarah tertulis mengenai perjalanan sebuah desa.
    Yang saya tahu selama ini sejarah sebuah desa hanya melalui mulut ke mulut, tanpa ada teks yang pasti.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: